Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, sedang meninjau Pasar Kosambi para pedang bisa membangun kembali iklim berniaga seperti sebelum dilanda musibah kebakaran, Sabtu (23/11/2019).
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah berusaha agar para pedagang Pasar Kosambi korban kebakaran bisa segera kembali berjualan di semi basemen. Oleh karenanya, Pemkot Bandung terus menggenjot pembenahan semi basemen Pasar Kosambi.
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, hadirnya pedagang di semi basemen Pasar Kosambi bisa membangun kembali iklim berniaga seperti sebelum dilanda musibah kebakaran. “Saya lebih konsen supaya pedagang berdagang secara nyaman di semi basemen ini,” kata Yana saat meninjau langsung proses pengerjaan Pasar Kosambi, Sabtu (23/11/2019).
Lapak para pedang yang baru dibangun kembali, diharapkan para pedagangn bisa membangun iklim berniaga seperti sebelum dilanda musibah kebakaran, Sabtu (23/11/2019). Foto : Istimewa.
Oleh karenanya, Yana terus mendorong PD. Pasar Bermartabat untuk secepatnya menuntaskan pengerjaan. Sebab, jelang akhir tahun diperkirakan iklim berjualan bakal mengalami kenaikan. “Mudah-mudahan awal bulan Desember (selesai). Supaya akhir tahun bisa berdagang dan marema (laku),” tuturnya.
Yana cukup mengapresiasi pengerjaan Pasar Kosambi terhitung cukup cepat. Dari peninjauan terakhirnya pada pekan lalu, kini sudah tampak beberapa bagian yang hampir beres dan sisanya tinggal penyempurnaan. “Ini berproses. Lampu sudah sekian persen dan lantai terpasang. Saya ingin terus meyakinkan progres berjalan baik sesuai ‘schedule’. Menurut teman-teman PD Pasar, komunikasi dengan para pedagang sudah berjalan oke,” terangya.
Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PD. Pasar Bermartabat, Lusi Lesminingwati menyatakan, perkembangan pengerjaan semi basemen Pasar Kosambi kini sudah mencapai 90 persen. Sehingga dapat tuntas pada awal Desember mendatang. “Sekarang yang sisanya itu tinggal 10 persen. Hanya tinggal memasang instalasi listrik dan air,” ucap Lusi.
Seiring pengerjaan yang terus berkembang, Lusi mengungkapkan, para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya tersebar di area luar pasar berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk berpindah ikut berjualan di area semi basemen Pasar Kosambi.
Ruang dagang, kata Lusi, bertambah menjadi 536 ruang dagang. Eksisting pedagang sebanyak 173 orang. Di luar terdata 261 PKL. “Terakhir itu 140 PKL sudah daftar dan sampai hari ini jumlahnya terus bertambah,” katanya. (**)
Editor : Yat
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa