Festival Drama Musikal Remaja Jawa Barat 2017 Digelar di Rumentang Siang
Galamedianews.com – SEBANYAK 25 grup teater dari seluruh Jawa Barat yang tergabung dalam teater sanggar seni atau grup kesenian maupun teater sekolah mengikuti Festival Drama Musikal Remaja ke VI Jawa Barat 2017.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat diselenggarakan mulai 13-22 November 2017 di gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung.
Kadisparbud Jabar, Ida Hernida mengatakan tujuan festival ini untuk melestarikan budaya bertutur sebagai bagian dari produk budaya bukan benda juga sebagai ajang tumbuhnya tradisi kreatif-kolektif para remaja.
Di samping itu membangun karakter muda khususnya di Jawa Barat. Sejalan dengan nilai-nilai budaya bangsa sebagai wadah berekspresi dan saling mengenal antar remaja.
“Adanya kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kerjasama di bidang ekonomi kreatif yang saling menguntungkan di kemudian hari,”kata Ida kepada wartawan di gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung, Senin (13/11/2017)
Ida menyebutkan kegiatan ini juga bisa memperkenalkan generasi muda terhadap legenda, kisah atau cerita rakyat Jawa Barat melalui festival drama musikal.
Beberapa persyaratan dalam Festival Drama Musikal Remaja ke VI Jawa Barat 2017 diantaranya seluruh pemain pria/wanita berusia antara 12-18 tahun kecuali sutradara, penata artistik, penata musik, penata gerak/tari dan penata kostum.
Ida menjelaskan bahwa drama musikal bukan kabaret ada beberapa persyaratan khusus yaitu syarat teknis (Working Defention) pertunjukan yang meliputi; orisinalitas musik dan lagu (bukan hasil menjiplak), genre dan alat musik bebas, naskah boleh disadur hanya untuk kepentingan syair lagu sepanjang tidak keluar dari tema dan ide cerita.
“Begitu pun lama pertunjukannya 45 menit, pemain tidak boleh memakai clip on atau microphone dan tidak diperkenankan lypsinc,”tutur Ida.
Adapun setiap peserta diwajibkan membawa satu naskah yang telah ditetapkan diantaranya, Prahara di Pasir Batang karya Yusef Muldiana, Somad Juragan Komed karya Hermana AMT dan Putri yang Hilang karya Rosyd E Abby.
Sementara itu, dalam kegiatan ini akan melibatkan beberapa dewan juri seperti Joko Kurnian sebagai dosen jurusan tetaer bidang artistik ISBI Bandung, Agus safari (praktisi teater, aktivis Forum Film Bandung), Subiyakto (pemgamat seni dan salah satu pendiri DKSB Harry Rusli), Johnmen (prakrisi teater dan paduan suara) dan Sudiyanto (praktisi teater dan audio visual).
“Untuk kategori penilaianya terdiri dari penata gerak, artistik, musik, lagu orisinil, artis, aktor, sutradara terbaik, group terbaik peserta favorit dan penata kostum terpuji,”pungkasnya
Editor: Endan Suhendra
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa