Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan memberikan paparan keunggulan merek Semen Kujang dalam acara Grand Launching Semen Kujang di Hotel InterContinental, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (28/8/2026). (Foto: Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Kembalinya Semen Kujang ke pasar Jawa Barat tidak hanya membawa nostalgia terhadap merek yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga menandai strategi baru PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam memperkuat pasar bahan bangunan di wilayah dengan potensi konstruksi yang besar.
Merek yang pertama kali diperkenalkan pada 1975 tersebut kembali diperkenalkan SIG melalui Grand Launching Semen Kujang di Hotel InterContinental Bandung, Jumat (28/8/2026). Mengusung tema “Grand Launching Semen Kujang, Lebih Kokoh & Lebih Kuat”, acara itu diikuti 387 toko bangunan dari Purwakarta, Karawang, Subang, Sumedang, dan Bandung.
Kehadiran kembali Semen Kujang menunjukkan bahwa SIG tidak hanya mengandalkan kekuatan portofolio nasional, tetapi juga melihat pentingnya merek yang memiliki kedekatan historis dan emosional dengan konsumen di daerah.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan keputusan menghidupkan kembali Semen Kujang merupakan langkah strategis untuk menjawab karakteristik pasar Jawa Barat.
“Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan kembali sebuah produk, tetapi menjadi awal dari interaksi dan pengalaman baru bersama pelanggan. Hari ini, kita bersama-sama menyambut kembalinya Semen Kujang,” kata Indrieffouny Indra.
Menurut dia, potensi pasar Jawa Barat menjadi salah satu pertimbangan utama SIG menghadirkan kembali produk tersebut. Namun, selain faktor bisnis, Semen Kujang dinilai memiliki modal penting berupa kedekatan dengan masyarakat yang telah mengenalnya sejak puluhan tahun lalu.
Karena itu, SIG ingin menjadikan Semen Kujang sebagai jembatan untuk membangun hubungan lebih kuat dengan ekosistem konstruksi Jawa Barat, mulai dari distributor, toko bangunan, kontraktor, pengembang, konsultan hingga tukang bangunan.
“Melalui Semen Kujang, kami ingin semakin dekat dengan para distributor, toko bangunan, kontraktor, pengembang, konsultan, tukang bangunan, serta seluruh masyarakat Jawa Barat. Karena kami percaya bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari kolaborasi seluruh pelaku industri,” ujarnya.
Yang menarik, Semen Kujang yang kembali ke pasar bukan sekadar mengandalkan nama besar masa lalu. SIG membekali produk tersebut dengan teknologi yang diklaim mampu memenuhi kebutuhan konstruksi masa kini.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menjelaskan Semen Kujang merupakan semen tipe Portland Composite Cement (PCC) yang memenuhi SNI 7064:2022. Produk ini diproduksi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Pabrik Narogong, Jawa Barat.
Semen Kujang menggunakan teknologi Active Micro Particle, yakni inovasi berupa butiran mikro yang membantu mengisi rongga material secara lebih optimal. Teknologi tersebut dirancang untuk menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan tahan lama.
“Kami ingin mengembalikan merek yang menjadi kebanggaan warga Sunda, sekaligus menghadirkan produk dengan teknologi mutakhir yang lebih kokoh, relevan, dan siap menjawab tantangan masa depan,” ujar Dicky.
Menurut Dicky, pendekatan tersebut menjadi pembeda dalam menghidupkan kembali Semen Kujang. Identitas lokal tetap dipertahankan, sementara aspek teknologi, kualitas, dan proses produksi berkelanjutan menjadi bagian dari wajah baru produk tersebut.
Respons pasar pun mulai terlihat. Sejumlah toko bangunan yang kembali menjual Semen Kujang mengaku mendapatkan respons positif dari konsumen.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan (kanan) dan Group Head of Marketing SIG, Niluh Putu Setiawati (kiri) memberikan hadiah undian grand prize berupa motor Honda Beat kepada pemilik TB Rama Daris, Asni Arini (kedua kiri) dan pemilik TB Buana Alba Jaya, Didin (ketiga kiri) dalam acara Grand Launching Semen Kujang Hotel InterContinental, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (28/8/2026). (Foto: Istimewa)
Asni Arini (36), pemilik TB Rama Daris di Sumedang, mengatakan konsumen sudah cukup familiar dengan merek Semen Kujang sehingga tidak sulit memperkenalkannya kembali.
“Kualitasnya memang sudah teruji, merek ini memang sudah dari dulu banyak yang kenal. Sekarang Semen Kujang balik deui, jadi penjualannya tidak terlalu sulit,” ungkap Asni.
Ia bahkan semakin bersemangat memasarkan produk tersebut setelah mendapatkan hadiah satu unit sepeda motor Honda Beat dalam undian Grand Launching Semen Kujang.
Cerita lain datang dari Adin (61), pemilik TB Resna Jaya di Sumedang. Begitu tim penjualan SIG kembali menawarkan Semen Kujang pada akhir Juli 2026, Adin langsung melakukan pemesanan dalam jumlah besar.
Respons konsumen di tokonya membuat penjualan Semen Kujang telah menembus lebih dari 3.800 zak. Atas pencapaian itu, Adin meraih Juara 1 Top Spender Semen Kujang dan mendapatkan apresiasi 160 zak Semen Kujang.
“Semen Kujang dari dulu sudah saya tahu kualitasnya bagus. Alhamdulillah, senang sekali dan terima kasih banyak kepada SIG, bagus pisan,” kata Adin.
Untuk memperkuat kedekatan merek dengan masyarakat Jawa Barat, SIG juga menggandeng Persib Bandung dalam rangkaian peluncuran tersebut. Kolaborasi dikemas melalui kegiatan Meet & Greet bersama Beckam Putra, Adam Alis, dan Patricio Matricardi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, serta tujuh mitra distributor wilayah Bandung.
Sebanyak 22 toko bangunan dengan penjualan produk terbaik di Jawa Barat juga memperoleh kesempatan mengikuti Meet & Greet bersama pemain Persib.
Bagi SIG, keterlibatan Persib menjadi bagian dari upaya membangun pengalaman merek yang lebih dekat dengan masyarakat. Apalagi Persib memiliki basis pendukung yang kuat di Jawa Barat sehingga kolaborasi tersebut sekaligus menjadi cara memperkuat kembali identitas Semen Kujang sebagai merek yang lahir dan tumbuh bersama masyarakat daerah.
Grand Launching Semen Kujang juga menjadi ajang apresiasi bagi para mitra melalui berbagai hadiah, mulai dari sepeda motor, televisi, smartphone, jersey Persib, voucher belanja hingga hadiah lainnya.
Dengan kombinasi sejarah, identitas lokal, teknologi, dan jaringan distribusi, SIG kini menempatkan Semen Kujang sebagai salah satu amunisi untuk memperkuat kehadirannya di pasar Jawa Barat.
Kembalinya merek tersebut sekaligus menjadi pertaruhan baru: apakah Semen Kujang mampu mengubah kekuatan nostalgia menjadi kepercayaan dan pilihan konsumen di tengah persaingan industri bahan bangunan yang semakin ketat. (red)
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa