PLT. Wakil walikota Cimahi ngatiyana, berpori saat berkunjung ke korban kebakaran. ( Fota : Ist)
CIMAHI, FORMASNEWS.COM- Msibah kebakaran yang terjadi Sabtu lalu, hingga menghanguskan rumah seorang warga bernama Cucu yang beralamat di Gang Cihanja RT.01/RW.07 Anggaraja Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi di jenguk Plt Walikota Cimahi Ngatiyana.
Kedatangan Plt Walikota yang langsung terjun ke lokasi Kebakaran yang terjadi di RW 07 Cipageran. Ia ingin mengetahui sebab dan akibat terjadinya kebakaran tersebut.
Saat meninjau langsung lokasi kebakaran tersebut, Ngatiyana datang dengan didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Fitriani Manan, Lurah Cipageran Rully Sulfanorida, perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi beserta unsur TRC, KSB, Tagana, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipageran, Selasa (16/02/21) yang sebagaimana yang di lansir poskotajabar.co.id.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana menyampaikan rasa prihatin kepada Cucu selaku pemilik rumah atas musibah yang menimpa tempat tinggal miliknya tersebut.
“Di rumah Bapak Cucu ini terjadi kebakaran, kebetulan memang disebabkan oleh obat nyamuk, tapi semuanya ini sudah terjadi. Yang kebakar diatas tapi tidak sampai merembet ke bawah. Ini berkat kesigapan dan kerjasama serta gotong royong diantara masyarakat yang bersama-sama turun, termasuk Damkar sehingga kemarin api bisa segera dipadamkan,” ujar Ngatiyana.
Ngatiyanapun merasa bersyukur, “Alhamdulillah, semua dalam keadaan selamat, tidak ada korban jiwa tapi kerugian materi ada, mudah-mudahan cepet diselesaikan,” katanya.
Ngatiyanapun telah menyerahkan bantuan dari DinsosP2KBP3A dan BPBD yang terdiri dari 14 macam berupa peralatan dapur keluarga, selimut, makanan anak, mie instant, sembako, pakaian dalam dan sebagainya.
Dijelaskan pula oleh Ngatiyana, atas kejadian kebakaran ini, Pemerintah Kota Cimahi telah melakukan pendataan kerugian yang dialami oleh warga yang bersangkutan serta akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyikapi potensi bencana kebakaran.
Tidak hanya itu saja, bahkan Ngatiyana juga mengimbau kepada warga dan masyarakat agar berhati hati menggunakan obat nyamuk bakar serta barang-barang lainnya yang dapat memicu kebakaran, seperti alat-alat elektronik dan kompor gas, untuk menghindari terjadinya hal serupa di masa yang akan datang.
“Jadi kepada masyarakat, kalau tidur itu kadang-kadang suka lupa menyalakan obat nyamuk dan sebagainya. Makanya naruh obat nyamuknya jangan disimpan di tempat plastik, harus dijauhkan dan dibuat tempat khususnya. Nah itu salah satunya upaya pencegahan supaya jangan sampai kebakaran terjadi lagi,” pungkasnya. (**)
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa