Kepala Kepegawan Kabupaten Bandung, Wawan didamopingi stafnya, sedang diwawancara wartawan usat mengumumkan kenaikan pangkat. (Foto :Istimewa).
KAB. BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melaksanakan kenaikan pangkat kepada 707 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung. Tapi bagi sekitar 200 ASN lainnya yang saat ini belum bisa diangkat kenaikan pangkatnya, jangan patah arang. Mereka yang belum naik pangkat karena masih ada penilaian kinerja yang masih angka 75 ke bawah.
“Kepada mereka juga yang mendapat kenaikan pangkat itu boleh bergembira, kenaikan pangkat saudara sesuai dengan penilaian kinerja berdasarkan setandar tukin,” ujar Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, H. Wawan Ahmad Ridwan, yang disampaikan Kepala Bidang Mutasi BKPSDM, Lanie Sulistiani, di sela-sela penyerahan SK kenaikan pangkat, di Sutan Raja Soreang, Jumat (27/9-2019).
Dikatakannya, kenaikan pangkat ASN sebanyak 707 di lingkungan Pemkab Bandung periode Oktober 2019, terdiri dari Golongan I sebanyak 72 SK, Golongan II sebanyak 470 SK. Kemudian Golongan III dan Golongan IV sebanyak 162 SK . Dalam kenaikan pangkar ini, yang paling banyak di lingkungan Dinas Pendidikan yaitu para guru sebanyak 400 SK.
“Sedangkan, usulan kenaikan pangkat ini, lanjut Lanie, sebanyak 937 orang ASN dan yang sudah keluar persetujuan teknis sebanyak 809 orang ASN. Persetujuan dari semua kenaikan pangkat oleh BKN untuk ditetapkan kenaikan pangkatnya. Kemdian, setelah menerimah putusan, SK baru kita cetak untuk dikeluarkan sesui dengan jumlah yaitu 707 orang. Artinya, masih ada 200 SK yang masih dalam proses BKN Regional III, dan BKD provinsi,” tuturnya.
Bupati Bandung Dadang M.Naser, dalam kesempatan itu yang ikut menghadiri mengatakan, dengan kenaikan pangkat yang telah di dapatnya dirinya meminta para ASN dengan sesungguhnya bekerja dan memberikan pelayanan yang tulus dan ikhlas. Karena menjadi ASN itu adalah jihad, seorang ASN harus mampu menunjang pembangunan di Kabupaten Bandung, sesuai visi misinya, maju mandiri dan berdaya saing, kultural dan religious.
“Kualitas SDM ASN harus ditingkatkan supaya bisa menunjang IPM Kabupaten Bandung yang saat ini masih terbaik di tingkat Jawa Barat. Kedepan diharapkan jangan sampai turun, tapi sebisa apapun harus terus naik. Selain itu juga, ASN di Kabupaten Bandung harus bisa mendorong untuk menyuseskan program Raksa Desa untuk meningjkatkan perekonomiannya desa lebih maju Mandiri dan bedaya saing,” tegas Bupati Bandung, Dadang M Naser. (H. Zul).
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa