Salat Idulfitri Idul Fitri, di Kota Bandung Perketat Prokes.(Foto : Dok Humas Kota Bandung)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Sejumlah umat muslim Kota Bandung, merayakan Idulfitri. Istimewanya lagi, Idulfitri tahun ini diselenggarakan dalam fase kenormalan baru (new normal), sehingga salat Idulfitri di masjid berangsur kembali ke masa sebelum pandemic Covid-19.
Ketua Harian DKM Al Ukhuwah, Sa’ud Effendi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa kebutuhan salat Idulfitri secara maksimal. Selain itu, memastikan protokol kesehatan diterapkan ketat, mengingat banyaknya umat muslim yang akan menyelenggarakan salat Idulfitri di masjid ini.
“Sudah kami persiapkan dengan sebaik-baiknya, mulai dari kesiapan khatib, kebersihan masjid, tata suara, serta sarana prasarana lainnya,” ujarnya, Minggu (1/5/2022).
Dikatakannya, Masjid Al Ukhuwah memiliki kapasitas sekitar 3.000 orang. Namun, Sa’ud menyebut pada momen salat Idulfitri nanti, diperkirakan umat muslim yang datang sekitar 1.000 orang.
Sementara itu, di Masjid Raya Mujahidin, Jalan Sancang, Kota Bandung, Minggu 1 Mei 2022 pukul 16.00 WIB, pengelola masjid sedang menyelenggarakan acara zakat fitrah yang diikuti masyarakat Kota Bandung dari 30 Kecamatan.
Ketua Badan Takmir Masjid Raya Mujahidin, Dikdik Dahlan menyampaikan, khusus hari ini, Masjid Raya Mujahidin melalui Lazismu Provinsi Jawa Barat melayani atau menerima zakat fitrah sampai Senin, (2/5/2022) pukul 02.00 WIB.
Hal ini dimaksudkan agar masyarakat yang baru tiba ke Kota Bandung larut malam dan belum sempat membayar zakat fitrah, bisa memanfaatkan layanan zakat yang tersedia di sini.
“Kami buka hingga pukul 02.00 WIB nanti malam, sehingga masyarakat yang belum bayar zakat, bisa kami layani,” ucap Dikdik.
Terkait persiapan salat Idulfitri, Dikdik menyebut pihaknya sudah mempersiapkan secara maksimal.
Nantinya, salat Idulfitri di Masjid Raya Mujahidin bakal digelar Senin 2 Mei 2022 di Lapangan Softball Lodaya mulai pukul 06.30 WIB. “Alternatif jika terjadi hujan, jamaah akan kita pindahkan ke Masjid Raya Mujahidin,” ucap Dikdik.
Adapun kapasitas Masjid Raya Mujahidin mencapai lebih dari 3.000 orang. Dikdik menyebut kapasitas yang besar itu menjadikan Masjid Raya Mujahidin bisa menampung banyak masyarakat Kota Bandung yang hendak melaksanakan salat Idulfitri.
“Kalau salat Jumat itu kapasitasnya 3.000. Nah, saat salat Idulfitri, ini tentu di atas 3.000. Sehingga mungkin bisa digunakan banyak masyarakat Kota Bandung,” ucapnya. (ray)
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa