Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi sedang menandatangai, prasasti pembukaan rembuk stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Subang, Selasa (3/11/2019)
SUBANG, FORMASNEWS. COM – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi membuka kegiatan rembuk stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Subang. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan berprestasi menuju Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera). Kegiatan, berlangsung, di Aula Pemkab Subang, Selasa (3/11/2019)
Wakil Bupati Subang, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini guna membangun kapasitas dan komitmen semua unsur baik pemerintah, masyarakat maupun lembaga kemasyarakatan.
Dikatakan, Wabub ini selain itu juga kegiatan ini untuk mendukung upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting (gagal tumbuh) terintegrasi di Kabupaten Subang. Permasalahan stunting harus segera di atasi bersama dan berharap tingkat stunting harus menjadi zero stunting.
“Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah Kabupaten untuk memastikan terjadinya intergrasi pelaksanaan intervensi pencegahan dan penurunan stunting secara bersama-sama yaitu antara OPD penanggung jawab layananan dengan sector Non Pemeribtah dan masyarakat,” tegas Wabub.
Lebih lanjut Agus Masykur mengatakan, ketika ada temuan di suatu tempat ada gizi buruk, semua pihak terlibat, mulai dari PKK, para Camat maupun Desa langsung segera di atasi. Pertumbuhan zero stunting ini bertumbuhan nol tidak bertambah, yang ada kita turunkan yang baru tidak bertambah.
“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk selalu hidup sehat jaga kesehatan masing masing, bagi ibu-ibu yang hamil harus rajin kontrol, berikan gizi yang cukup, banyak belajar dari menjaga kesehatan pribadi maupun keluarga. Selain itu juga, bagi yang menemukan masing ada stunting tumbuh kembangnya terhambat segera laporkan supaya langsung di atasi,” pesan Wabub.
Untuk itu, diharapkan kegiatan Rembuk Stunting dapat menjadi dasar gerakan penurunan stunting di Kabupaten Subang melalui integrasi program/kegiatan yang dilakukan antar perangkat daerah, penanggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat sehingga penurunan stunting di Kabupaten Subang dapat terwujud.
“Saya juga mengimbau untuk OPD terkait, Camat dan Kepala Desa agar melaksanakan pemberian makanan tambahan mulai dari ibu hamil, anak PAUD sampai ke tingkat sekolah menengah, selalu untuk memberikan imunisasi secara berjenjang, imunisasi lengkap sampai ke pelosok, jangan hanya sampai di kota saja tetapi harus melihat sampai ke pelosok-pelosok,” Pungkasnya. (Ha-Yam).
Editor : Yat
Ribuan Aset BRI Dibuka untuk Masyarakat, Gebyar Lelang 2026 Digelar Serentak
BRI Peduli Sentuh Akar Persoalan Stunting Lewat Perbaikan Hunian di Ciamis
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa