BAZNAS Kabupaten Cianjur menghadirkan Program Z Mart dan Z Auto bagi 53 penerima manfaat di Aula KDA, Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/2/2026). (Foto: Istimewa)
CIANJUR, SEBELAS12.COM – Upaya mentransformasikan mustahik menjadi muzaki terus diperkuat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama BAZNAS Kabupaten Cianjur menghadirkan Program Z Mart dan Z Auto bagi 53 penerima manfaat di Aula KDA, Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/2/2026).
Berbeda dari pola bantuan konsumtif, program ini menitikberatkan pada penguatan usaha mikro melalui modal, pendampingan, serta monitoring berkelanjutan. Sebanyak 50 penerima manfaat mendapatkan dukungan usaha ritel melalui Z Mart, sedangkan 3 penerima lainnya memperoleh bantuan Z Auto untuk pengembangan usaha berbasis jasa dan mobilitas.
Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, S.Pt., M.A.P., menegaskan bahwa zakat harus menjadi instrumen strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi menjadi prioritas agar dana zakat mampu menciptakan efek berlipat (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat.
“Zakat yang dikelola secara produktif akan menghadirkan perubahan nyata. Dengan pendampingan intensif, mustahik memiliki peluang besar untuk naik kelas dan menjadi muzaki di masa depan,” ujarnya.
Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi, M.H., menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepercayaan dari para muzaki yang harus dijaga melalui pengelolaan usaha yang amanah dan profesional.
Ia menekankan pentingnya komitmen penerima manfaat dalam mengembangkan usaha agar bantuan yang diterima tidak berhenti sebagai modal awal semata, melainkan menjadi pijakan menuju kemandirian ekonomi keluarga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata A.Pi., M.M., menyebut sinergi antara BAZNAS pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kekuatan dalam memperluas dampak program. Kolaborasi ini juga melibatkan pemerintah daerah serta mitra perbankan guna memperkuat ekosistem UMKM di Cianjur.
Salah satu penerima manfaat mengaku optimistis bantuan tersebut akan meningkatkan omzet usahanya. Ia berharap melalui pendampingan yang diberikan, usahanya dapat berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan zakat produktif ini, BAZNAS menargetkan lahirnya pelaku usaha kecil yang tangguh dan mandiri. Program Z Mart dan Z Auto diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif. (red)
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa