Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Mulyati. (Foto: Ist)
CIMAHI, FORMASNEWS.COM – Wabah cacar monyet atau Mpox telah diumumkan sebagai darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meskipun situasi ini memprihatinkan, hingga saat ini, virus tersebut belum terdeteksi di Kota Cimahi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Mulyati mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan tentang keberadaan virus Mpox di wilayah Kota Cimahi. Namun meski belum ada kasus yang terdeteksi, pihak Dinkes Kota Cimahi tetap mengimbau masyarakat untuk waspada.
“Tingginya mobilitas warga yang bepergian ke berbagai daerah, termasuk luar negeri, meningkatkan potensi atau kemungkinan virus itu menyebar ke Cimahi. Meskipun belum ditemukan kasus positif di Kota Cimahi, masyarakat perlu tahu gejala apa saja yang ditimbulkan jika terpapar Mpox,” ujarnya.
Dikatakannya, jika terpapar Mpox, gejala awal yang timbul adalah demam disertai sakit kepala hebat serta nyeri otot, sakit punggung hingga lemas. Tak hanya itu, selanjutnya akan ada pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan. Lalu, akan tumbuh ruam atau yang muncul sejak satu hingga tiga hari ketika demam.
Ruam tersebut akan berbentuk bintik merah seperti cacar lalu akan berubah menjadi berlepuh dan terdapat isi cairan bening. Lepuhan tersebut nanti akan berisi nanah, dan kemudian mengeras. Setelah membentuk keropeng atau koreng maka akan rontok dengan sendirinya.
Ruam yang terjadi biasanya akan muncul di wajah, telapak tangan, dan telapak kaki. Namun, ruam juga dapat muncul di mulut, mata, hingga alat kelamin.
Gejala-gejala tersebut umumnya akan berlangsung selama dua hingga empat minggu. Jika terinfeksi Mpox, beberapa orang dengan kondisi khusus dapat menyebabkan komplikasi medis hingga kematian.
Jika sudah mengalami gejala-gejala tersebut, segera kunjungi puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan terdekat . Lalu, laporkan kontak erat agar dapat dilakukan tracing dengan mudah untuk pengecekan selanjutnya. Sehingga, tidak terjadi penularan yang meluas di Kota Cimahi.
Dinas Kesehatan Kota Cimahi dalam hal penanganan rujukan untuk kasus Mpox ini semua rumah sakit juga diminta untuk mewaspadai hal tersebut dan berkordinasi dengan RS Hasan Sadikin apabila ditemukan kasus Mpox di Kota Cimahi.
Kepala Dinas Kesehatan juga menyarankan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah efektif dalam pencegahan.
“Maka itu, pihaknya minta untuk mewaspadai wabah ini. Kepada warga masyarakat untuk dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat” pungkasnya. (Red)
Ribuan Aset BRI Dibuka untuk Masyarakat, Gebyar Lelang 2026 Digelar Serentak
BRI Peduli Sentuh Akar Persoalan Stunting Lewat Perbaikan Hunian di Ciamis
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa