Pj.Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan,sedang memberikan tetes polio kepada anak yang di gendong ibunya, bertempat di Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (3/4/2023)/Foto : Ist.
CIMAHI, FORMASNEWS.COM- Untuk mencegah penyebaran penyakit polio di wilayah Kota Cimahi pasca ditemukannya kasus positif penyakit Polio di Kabupaten Purwakarta pada 14 Maret 2023 silam. Sehingga, status penyakit Polio ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa Barat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, kini melakukan pencanangan Sub PIN Polio oleh Pj.Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, bertempat di Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (3/4/2023).
Dalam pencanangan itu, di saksikan oleh Forkopimda, perwakilan instansi vertikal,Ketua MUI Kota Cimahi, Pj.Ketua TP PKK Kota Cimahi, Ketua IDI Kota Cimahi, Ketua IBI Kota Cimahi, dan pihak terkait lainnya.
Menurut Dikdik, Indonesia sudah mendapatkan sertifikat bebas Polio dari World Helath Organization (WHO) sejak tahun 2014. Namun, karena adanya pandemi COVID-19 cakupan imunisasi dalam kurun waktu tahun 2019-2021 menurun.
Pj.Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, usai pencanangan Sib Pin polio berbincang dengan masyarakat, bertempat di Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (3/4/2023)/Foto : Ist.
“Data dari Kementerian Kesehatan Indonesia sebanyak 1,7 juta bayi usia nol sampai sebelas bulan tidak mendapatkan imunsasi lengkap. Terjadinya penurunan cakupan imunisasi akan mengakibatkan timbulnya daerah-daerah kantong yang berpotensi menjadi sumber KLB terkait Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I),” ujarnya.
Dikatakan Pj. Walikota, penyakit Poliomyelitis atau Polio merupakan penyakit yang berpotensi wabah yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan dan kematian pada anak. Sehingga untuk memutus rantai penularan virus Polio, akan dilaksanakan Sub PIN Polio mulai tanggal 3 April 2023 secara serentak di Kota Cimahi, dengan melakukan kegiatan Outbreak Respon Immunization (ORI).
“Sub PIN Pencegahan Penyebaran Virus Polio Kota Cimahi tahun 2023 secara resmi dimulai Senin (03/04), serentak di seluruh wilayah Kota Cimahi. Jumlah sasaran balita yang akan divasinasi di Kota Cimahi berdasakan data Pusdatin Kota Cimahi sebanyak 46.377 balita dengan Pencapaian target cakupan Sub PIN sekurang – kurangnya 95% merata di seluruh kelurahan,” katanya.
Lebih lanjut Dikdik menyatakan, penyakit polio belum ada obatnya, dan hanya dapat dicegah melalui imunisasi Polio. Sehingga,di lakukann kegiatan Sub PIN Polio kota Cimahi. Pasalnya, imunisasi anak Polio bermanfaat untuk menguatkan imunitas anak terhadap virus Polio, vaksin anak ini dapat menekan risiko tertular virus Polio hingga dewasa.
Untuk itu, Dikdik menegaskan pelaksaaan Sub PIN Polio ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan, namun merupakan tanggungjawab seluruh elemen masyarakat. Maka itu, pihaknya bersyukur atas antusiasme warga Cimahi dalam kegiatan Sub PIN Polio.
“Alhamdulillah masyarakat Kota Cimahi antusias membawa anak-anaknya untuk mendapatkan imunisasi Polio. Saya harap Kota Cimahi dapat terbebas dari penyakit Polio sehingga kualitas sumber daya manusia di Kota Cimahi akan meningkat,” pungkasnya.
Sub PIN Polio dilaksanakan dengan memberikan imunisasi Noval Oral Polio Vaccine Type 2 (NOPV2) dengan metode tetes ini diberikan kepada seluruh anak usia 0-59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
Pelaksanaan Sub PIN putaran ke-1 akan dilaksanakan secara serentak di 15 kelurahan se-Kota Cimahi selama 7 hari dimulai pada tanggal 3-9 April 2023 bertempat di posyandu dan pos PIN lainnya, dilanjutkan dengan sweeping selama 5 hari dari tanggal 10-15 April 2023. Sedangkan Sub PIN putaran ke-2 dilaksanakan selama 7 hari dari tanggal 15-21 Mei 2023, dilanjutkan sweeping 5 hari dari tanggal 22-26 Mei 2023.
Untuk pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Cimahi bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran UNJANI, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan UNJANI, STIKES Budi Luhur, Politeknik Kesehatan Kemenkes RI, Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Cimahi, STIKES Rumah Sakit Dustira, IKES Rumah Sakit Rajawali dan Politeknik TEDC Bandung. (Red)
BRI Lakukan Asesmen Kebutuhan Pengungsi Korban Pergerakan Tanah di Bantargadung
Pos Indonesia Manfaatkan Kantor Pos sebagai Lokasi Ujian Online Mahasiswa Universitas Terbuka
Gandeng Dua Yayasan Lokal, BRI Pastikan 5.000 Paket Sembako Tepat Sasaran di Jatibarang
Ramadan 1447 H, PT Pos Properti Indonesia Perkuat Budaya Berbagi Lewat Aksi Sosial Rutin
Transformasi Digital Perbankan Dukung Distribusi Pangan, BRI Hadirkan Bank Garansi Online bagi Mitra Bulog di Subang
HUT ke-130 BRI, Sinergi BRI dan Kelurahan Braga Perkuat Ketahanan Sosial Warga
BAZNAS dan ANGKASA Resmikan Koperasi Konsumen Berkah Bersama di Rancabali, Modal USD 3.000 Digelontorkan
Bantuan BRI Perkuat UMKM Lampu Gentur Cianjur, 70 Pengrajin Dapat Akses Kredit Rp1,5 Miliar
Lewat Bantuan Alat Musik, BRI BO Cibadak Perkuat Pelestarian Seni Budaya Lokal Sukabumi
BRI Perkuat Pemulihan Pascabencana Longsor Cisarua Lewat Bantuan Berkelanjutan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa