Komisi IV DPRD Jabar, saat mengunjungi proyek pembangunan revitalisasi Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat Wilayah Tasikmalaya. (Foto : Dok Humas DPRD Jabar/ Dian Revino)
TASIKMALAYA, FORMASNEWS.COM- Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), bersama jajaranya meninjau pembangunan Pusat Budaya Pageurageung di Kampung Balananjeur Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (13/1/2022).
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Tetep Abdulatip mengatakan, saat kunjungan dirinya melihat pembangunan pusat budaya. Untuk tahap satu, meliputi gedung utama, gedung balai seni dan kerajinan serta amphiteater telah selesai dan siap dimanfaatkan.
“Kita meninjau progress pembangunan dan Alhamdulillah nampaknya yang intinya telah selesai tinggal finishing. Diharapkan, selesinya gedung pusat budaya ini, bisa memeberikan mampaat bagi masyarakat dan khususnya para seniman budaya,” tuturnya.
Dikatakan Tetep, pembangunan gedung pusat kebudayaan ini berada diatas lahan seluas 7.400 meter persegi. Keberadaannya pusat gedung budaya ini, sangat penting dan dinantikan oleh masyarakat. Untuk itu, pihaknya berharap Gedung Pusat Budaya Pageurageung Tasikmalaya ini bisa segera selesai seratus persen.
“Diharapkan pula, hadirnya gedung pusat budaya pageurageung ini bisa menjadi pusat pengembangan, pelestarian, riset hingga pendidikan budaya, mudah-mudahan segera dimanfaatkan,” tutur Tetep.
Sementara itu Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat Eko Damayanto mengatakan, pembangunan tahap satu gedung Pusat Budaya Pagerageung sudah hampir rampung dan segera bisa dimanfaatkan secara fungsional.
“Dari total enam gedung, baru terbangun tiga gedung utama dan pada 2022 akan dilanjutkan berupa lansckape dan gedung tersisa. Pembangunan gedung pusat budaya ini, telah ditargetkan seluruh pembabgunan tahap satu dan dua selesai pada akhir tahun 2022,” jelasnya.
Dikatakannya, secara utuh gedung pusat budaya Pagerageung ini dilengkapi dengan panggung terbuka, plaza penerima, area parkir, bangunan utama, bangunan souvenir kerajinan dan kuliner.
“Selain itu ada juga balai seni, saung riung, bangunan komunitas budaya, mushala, toilet dan area permainan, kolam bermain, ruang terbuka hijau dan plaza identitas kawasan. Setelah, selesainya dibangun gedung pusat budaya ini, bisa dimaapatkan masyarakat dan para seniman budaya. Namun, tetap menjaga untuk kelestarian gedung ini,” katanya. (Hms/Yat)
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa