Manajer Tim Pelatda Pencak Silat Jawa Barat DR Mulyana,M.Pd, mengatakan, PON XX di Papua. (Foto : Ist)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Predikat, “Juara Umum PON XX Papua,” bagi Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Jawa Barat, bukan sesumbar. Tap akan dibuktikan pada perhelatan nasional di ajang olahraga bergebsi PON XX di Papua.
Kekuatan atlet atau pesilatnya sebanyak 20, pelatih 6 ditambah 3 pelatih non kampus, dengan mengejar medali emas seperti ketika menjadi tuanrumah PON 2016, sejumlah 7 emas dari 16 nomor tanding.
Manajer Tim Pelatda Pencak Silat Jawa Barat DR Mulyana,M.Pd, mengatakan, PON XX di Papua, ia akan merealisasikan juara umum. “Dengan hasil try out, di Taman Mini beberapa hari lalu, setidaknya bisa membekali Tim Pelatda Pencak Silat Jawa Barat akan faktor keunggulan maupun kelemahan lawan. Jawa Barat punya tumpuan meraih emas dari regu dan tunggal putra, bahkan di nomor ganda putri,” katanya.
Kemapanan pesilat Jabar tak perlu diragukan, Wewey dengan predikat internasionalnya, kelas C, kendati paska persalinan, soal Wewey akan dibicarakan khusus, jika perlu anak, suami bisa diberangkat agar psykologi Wewey tetap bagus. Kemudian Nirmala kelas B, Hanifan Yudani pesilat fenomenal Asian Games 2018, Eka Yulianto, selain itu optimisme Pencak Silat Jabar ke PON, pada nomor Tunggal Ganda Regu putra(TGR) komposisinya sama, malahan ikut pelatnas.
Memang Pencak Silat Jawa Barat kehilangan peluang 1 emas, karena regu putri kan tidak dipertandingkan.” Katanya saat gelar kesiapan Cabor PON 2021, kemarin (Selasa,24/8/2021) di Koni Jawa Barat
Sasaran juara umum itu, jelas harus menangkal kekuatan lawan, seperti calon lawannya dari DKI, Jateng, Bali, Jawa Timur bahkan Papua yang dinilai oleh DR Mulyana, memiliki preasure kuat terkesan keras. “Sayang memang seperti Bali dan Jatim tidak bisa dijadikan arena ujicoba atau try out. Padahal Jabar ingin memantau kekuatan pesilat Bali,” tuturnya.
Dikatakannya, modal pesilat Jawa Barat menuju juara umum, juga ditunjukan dengan durasi latihan cukup lama di Padepokannya sendiri, sejak sebelum 2019. Hanya saja nanti pada saat PON, khususnya nomor Tunggal Ganda Regu, harus mendapat pendampingan ketat, agar penjurian obyektif.
Tuntas ujicoba di Taman Mini Jakarta, pasukan Pencak Silat Jawa Barat sekarang sudah di evakuasi dari Padepokan Pencak Silat Jl Pajajaran Bandung ke Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, guna melakukan aklimatisasi, meski hanya sepekan saja.
“Aklimatisasi, dimanfaatkan untuk sparing melawan atlet silat Porda Kabupaten Sukabumi, sambil penyesuaian cuaca, karena cuaca Pelabuhan Ratu sama dengan di Kab Jayapura,” tambahnya.
Tim Pencak Silat Jabar akan berangkat tanggal, 29/9/2021, selanjutnya beradaptasi selama 5 hari di Papua sebelum tanding divenue Kabupaten Jayapura. (Mc’Jo).
Balai Rakyat Indonesia Jadi Warisan Program YBM BRILiaN, Warga Sukawening Garut Kini Punya Pusat Aktivitas Mandiri
YBM BRILiaN Luncurkan Program Family Strengthening di Garut, Perkuat Ketahanan Keluarga Mustahik
Insan BRILian Region 9 Bandung Bergerak Cepat Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra
Kolaborasi BRI, Danantara, dan Rumah BUMN Perkuat Ekosistem UMKM Siap Ekspor di Jawa Barat
BRI Region 9 Bandung Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Lingkungan dan Pemberdayaan UMKM
Pos UKK Adem Ayem Indramayu Raih Penghargaan Pos UKK Terbaik Jawa Barat pada HKN ke-61
Melalui Program TJSL, BRI Peduli Laksanakan BRINita di Griya Hijau Hidroponik
YBM BRILian Gelar Lagi Khitanan Massal Serentak di Tiga Lokasi
BRI Bersama YBM BRILian Region 9 Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana di Cisolok dan Cikakak
Program Desa BRILian Salah Satu Bukti Nyata BRI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa