Sekretaris Disdik Jabar, Wahyu Mijaya, sedang berbicara soal program UPG dan akan mensosialisasikan kepada ASN dilingkungan Disdik Jabar terkait gratifikasi dan lainnya, Selasa (14/4/2021). Foto :Ist.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), merupakan program yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) dan selaras dengan amanat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Inspektorat Jabar. Disdik Jabar, akan segera membuat UPG tersebut sebagai pencegahan Gratifikasi.
Sekretaris Disdik Jabar, Wahyu Mijaya mengatakan, sejalan dengan program UPG tersebut pihaknya akan mensosialisasikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Disdik Jabar terkait gratifikasi dan lainnya. Karena, beberapa pemberian yang diterima ada yang wajib dilaporkan,” ujarnya usai memimpin Diseminasi Sosialisasi UPG dengan Inspektorat Jabar di Kantor Disdik Jabar, Selasa (14/4/2021).
Dikatakan Wahyu Mijaya, pembentukan UPG ini, nantinya hanya ada di Sekretariat Disdik Jabar dan tidak ditindak lanjut ke kantor Cabang Dinas pendidikan wilayah maupun satuan pendidikan. Semua itu, program UPG ini terpusat di kantor Sekretariat Disdik Jabar,” tuturnya.
Inspektur Pembantu III Inspektorat Jabar, Hidayat Setiaputra, dalam kesempatan yang sama menyatakan, tujuan diseminasi ini adalah untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang gratifikasi. Sekaligus, menumbuhkan kesadaran para ANS untuk melaporkan pemberian dari siapapun sesuai ketentuan yang berlaku. “Ini sangat penting karena jika pemahaman tentang gratifikasi, tak bisa dipahami dengan baik akan berakibat fatal,” tuturnya.
Lebih lanjut Wahyu Mijaya menyatakan, dengan dibentuknya UPG diharapkan bisa mempercepat proses sosialisasi dan pemahaman mengenai Gratifikasi. “Setelah memiliki pemahaman yang sama, saya harap para ANS bisa lebih aktif dalam meningkatkan pelaporan yang wajib dilaporkan,” tegasnya.
Dalam kegiatan desiminasi itu, selain Sekdisdik yang hadir juga, di dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang (Kabid), Kepala UPTD Tikomdik serta Kasubag Perencanaan dan Pelaporan. Selain dihadiri secara luring, diseminasi tersebut juga dihadiri seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan WIlayah dan staf Disdik Jabar lainnya secara daring. Digelarnya kegiatan tersesebut, diharapkan bisa menumbuhkan para ASN, tidak berbuat gratifikasi. (Rls/Yat)
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa