Para penambang Rakyat Sukabumi Mengharapkan Diberi Ijin dari Pemerintah. (Foto :Istimewa)
SUKABUMI, FORMASNEWS.COM- Sudah lebih sepuluh tahun masyarakat penambang emas di Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi, melakukan aktipitas penambangan walaupun tidak ada ijin dari pemerintah. Mereka terus beraktipitas sambil berjuang untuk mendapatkan legalitas ijin pertambangan rakyat, dibawah pimpinan Dede Kusdinar selaku ketua Komunitas Penambang Sukabumi (KPS).
Dede kusdinar alias (Oding ) memimpin para penambang rakyat untuk membuka lahan pertambangan dijadikan salah satu lahan Warga Penambang Rakyat (WPR) yang mungkin salah satu acuan atau persyaratan dikeluarkanya Ijin Pertambangan Rakyat (IPR). 20.000 Para penambang yang sudah terkoordinir oleh KPS di kabupaten sukabumi sangat berharap kepada pihak pemerintah mengeluarken ijin pertambangan rakyat yang ada di sukabumi, jawa barat.
Menurut Dede Kusdinar, selaku ketua KPS dibawah naungan Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) terus memperjuangkan pertambangan rakyat agar mendapatkan ijin pertambangan dari pihak pemerintah, supaya para penambang rakyat bisa aman, nyaman dan sejahtera.
“Perjalanan para penambang emas yang ada di sukabumi, tepatnya di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, sungguh sangat melelahkan sekali untuk mendapatkan ijin pertambangan rakyat, dari mulai tingkat Polres, Polda, Dinas terkait. Bahkan sekarang proses perijinan ditempuh sampai tingkat kementrian, “ungkap ketua KPS kepada wartawan, belum lama ini.
Dikatakannya, para penambang rakyat sukabumi yang dijadikan ujung tombak, pihaknya tidak merasa putus asa untuk terus memperjuangkan legalitas ijin pertambangan rakyat, dengan harapan bisa memberikan kontribusi kepada pihak pemerintah dengan cara bayar pajak setelah ijin pertambangan rakyat diterbitkan.
“Untuk itu mewakili dari 20.000 para penambang rakyat sukabumi, disamping membayar pajak, kami juga siap untuk menghibahkan 20 kg emas kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi setiap tahun,” tuturnya. (Asep Umin)
Editor : Yat
Balai Rakyat Indonesia Jadi Warisan Program YBM BRILiaN, Warga Sukawening Garut Kini Punya Pusat Aktivitas Mandiri
YBM BRILiaN Luncurkan Program Family Strengthening di Garut, Perkuat Ketahanan Keluarga Mustahik
Insan BRILian Region 9 Bandung Bergerak Cepat Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra
Kolaborasi BRI, Danantara, dan Rumah BUMN Perkuat Ekosistem UMKM Siap Ekspor di Jawa Barat
BRI Region 9 Bandung Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Lingkungan dan Pemberdayaan UMKM
Pos UKK Adem Ayem Indramayu Raih Penghargaan Pos UKK Terbaik Jawa Barat pada HKN ke-61
Melalui Program TJSL, BRI Peduli Laksanakan BRINita di Griya Hijau Hidroponik
YBM BRILian Gelar Lagi Khitanan Massal Serentak di Tiga Lokasi
BRI Bersama YBM BRILian Region 9 Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana di Cisolok dan Cikakak
Program Desa BRILian Salah Satu Bukti Nyata BRI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa