Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, sedang melakukan panen raya bersam Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko dan jajaran pejabat lainnya, di Demak, Rabu pekan lalu. (Foto : Dinos)
KABUPATEN DEMAK, FORMASNEWS.COM – Hamparan sawah yang luasnya sekitar 136 Hektar di Desa Ketanjung Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak, terlihat padinya sudah menguning. Sehingga, sudah siap untuk di panen. Oleh karena itu, menjelang Natal dan Tahun baru yang akan beberapa hari lagi, kesedian pangan cukup banyak dan terkendali.
“Maka itu, kita jangan takut kekurangan beras. Kita saksikan sendiri, dimana mana kita melakukan panen,”ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, ketika melakukan panen raya bersam Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko dan jajaran pejabat lainnya, di Demak, Rabu pekan lalu.
Dikatakan, Agung pihaknya sudah keliling keberbagai daerah, dan terlihat semuanya sedang panen. “Minggu lalu saya panen di Karawang, terus ke Maluku juga panen, dimana-mana panen. Indonesia saat ini sedang Panen, sehingga tiada hari tanpa panen. Panen, diberbagai daeraah hal ini merupakan program kemetrian Pertanian, yang disusport oleh Peerintah daerah. Untuk itu, saya ucapkan terimakasih,” tuturnya.
Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmiko, dalam kesempatan yang sama menyatakan, adanya panen dibeberapa daerah khususnya di Jawa tengah, “ saya katakan sudah tidak ada lagi paceklik. Saat ini kita sedang panen, bahkan di Demak Barat akan dilakukan panen sampai bulan Pebruari 2018,” katanya.
Lebih lanjut, Heru menyatakan, berdasarkan catatan Jawa Tengah mampu menghasilkan beras sebanyak 6,1 juta ton. Dengan kebutuhan 3,1 juta ton itu, terjadi surplus sebanyak 2,9 juta ton lebih. Sehingga, Kabupaten Demak merupakan penyumbang terbesar beras ketiga Jawa Tengah, setelah Cilacap dan Grobogan.
“Adanya surplus beras, selain kita tidak perlu melakukan impor, namun kedaulatan pangan kita akan semakin mantap. Sedangkan harga pangan di Jawa Tengah menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 relatif aman dan terkendali. Menjamin, terkendali karena terlihat ketersediaan pangan cukup banyak,” tegas Heru. (Dinos/Yat)
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa